Tukang Koran Jadi Tokoh Jahat di Cerpen yang Kita Tulis

Masihkah Anda menemukan orang membeli koran dan membacanya di taman-taman? Jika Anda menemukan orang menjual koran di perempatan jalan, belilah satu atau dua koran; anggap saja bersedekah.

Nah, si penjual koran bisa kita jadikan “tokoh” dalam cerpen kita. Kemudian kita kembangkan karaktrenya jadi antagonis. Konfliknya akan terasa kuat. “Sudah miskin, kok, jahat!” kira-kira seperti itu yang akan muncul di hati pembaca.

Please follow and like us:
error0
fb-share-icon0
Tweet 5

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)