Puisi Gol A Gong kali ini terkait tahun politik. Pesta demokrasi yang kemudian kita merasa asing dengan kota sendiri. Asing terhadap kawan kita yang tiba-tiba jadi aneh dan selalu ingin menang sendiri. Kota yang kemudian merangsek ke ruang pribadi kita. Atas nama demokrasi, ruang-ruang pribadi kita jadi kotor. Baiklah, nikmati saja puisi Gol A Gong ini silakan dengan bebas menafsirkan:



Halaman: 1 2

