Muhammad Nurul Fazri – wartawan golagongkreatif.com
Cuaca panas di siang hari tidak membuat Mulkiyah berhenti menghadapi panasnya minyak, untuk terus menggoreng keripik Pisang. Sambil menyerut pisang di atas minyak panas dengan kuali besar, Mulkiyah sesekali mengusap keringat yang bercucuran di bagian dahi. Tidak sendiri, anak keduanya yang bernama Nurul Afiyah turut membantu sang ibu memproduksi keripik pisang untuk diperjual belikan. Setiap harinya, 15 tandan pisang ludes dijadikan kripik untuk diperjual belikan.



