Tzu Chi

Sudah belasan tahun Rumah Dunia berjejaring dengan Yayasan Bunda Tzu Chi Indonesia. Setiap bulan selalu dikirimi Buletin Tzu Chi. Beberapa kali juga Rumah Dunia dipublikasikan di DAAI TV. Terima kasih dukungannya. (Mr. Gokref)

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Gempa Literasi Anyer – Panarukan

Kompas dengan Ekspedisi Anjer-Panaroekan, 2008. Kami di Komunitas Rumah Dunia dengan Tur Gempa Literasi Anyer-Panarukan, 2014. Terima kasih Forum TBM, Forum Lingkar Pena, dan komunitas literasi yang sudah mendukung gerakan literasi lokal ini. Terutama Yudhistira Juwono dari Yayasan Tunas Cendekia, yang sudah meminjamkan mobil kepedulian kepada kami. Kedua buku ini jadi kolkesi Museum Literasi Gol A Gong.

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Regenerasi Pemimpin di Rumah Dunia

Ketika Komunitas Rumah Dunia tumbuh pada 2002, saya dan Tias Tatanka berpikir, siapa nanti yang akan meneruskan? Regenerasi itu penting. Allah SWT mendengar doa saya. Dikirimlah Firman Venayaksa yang fresh from the oven, UPI Bandung. Saya sudah membaca namanya di mailing list Cybersastra. Pada 2005, Firman menggantikan saya sebagai Presiden Rumah Dunia hingga 2010. Kemudian diteruskan Ibnu Adam hingga 2015, lalu Ahmad Wayang sampai 2019, dan kini Abdul Salam ke 2025 nanti.

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Terima Kasih, Laz Harfa dan Koran Republika

Sudah seminggu ini – 24 – 28 Oktober 2020, Koran Republika singgah secara gratis ke Rumah Dunia. Ternyata Laz Harfa Banten yang jadi donatur. Rumah Dunia adalah komunitas literasi, tempat para pelajar dan mahasiswa belajar tentang jurnalistik, sastra, dan film di Kampung Ciloang, Serang-Banten. Terima kasih Laz Harfa Banten. Semoga bermanfaat dan terima kasih.

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Tonton “Pintu Surga” Sabtu 1 Agustus 2020, Pukul 10.00 di GolAGong TV

Salam dari Rumah Dunia sekarang tentang kiprah para relawan di Kelas Film. Tonton Sabtu 1 Agustus 2020, pukul 10.00 di GolAGong TV. Ini tugas dari Kelas Film Rumah Dunia untuk jenis drama. Rudi RustiadiSetiawan Jodi FakharCharlis Ridho, dan Jordy Alghifari menggarap film pendek penuh hikmah ini. Ayo, nonton bareng di https://www.youtube.com/watch?v=5YKc8WqZypY .

Aktor utamanya Fadli, office boy Rumah Dunia. Kami ingin menaikkan derajat Fadli. Semoga nanti dia mau belajar di SKB Kota Serang. Semoga juga film pendek ini ditonton banyak orang. Para pemain lainnya anak-anak kampung Ciloang yang aktif ke Rumah Dunia.

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Senyum Relawan Rumah Dunia

Sudah seminggu ini, sejak 12 Juli 2020, di sela-sela mengajar novelbest seller di Kelas Menulis Gol A Gong secara online, saya rajin mengamati foto-foto di folder laptop saya. Ternyata banyak sekali orang tersenyum di foto-foto itu. Saya jadi senang mengamati orang tersenyum. Itu membuat saya bahagia juga.

Di foto ini, lihat! Kedua orang itu sedang tersenyum. Sebelah kiri  Rudi Rustiadi dan kanannya Hilman Lemri  – mereka relawan Komunitas Rumah Dunia . Mereka saya sebut “para kreator”, karena hampir tiap hari melakukan aktivitas yang kreatif.

Karir mereka di dunia kepenulisan, alhamdulillah, sudah menjanjikan. Kini Rudi bersama Abdul Salam dan Charlis Ridho mengelola akun YouTube Rumah Dunia TV dan Hilman ditransfer Firman Venayaksa ke Untirta Press.

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Fajar Nugros Berkunjung ke Rumah Dunia

Jumat 24 Juli 2020, Fajar Nugros – sutradara muda kangen kuliner di Banten. Dia mampir ke Rumah Dunia ngobrolin syuting film Yo Wis Ben series yang terhenti karena pandemi Covid19. Sbagai sutradara, dia membeberkan proses syuting film bergenre komedi tersebut. Kesempatan ini dimanfaatkan oleh para selegram Komunitas Rumah Dunia untuk berfoto bersama Fajar Nugros.

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Para Tutor di Rumah Dunia Sejak 1998 – 2020

Rumah Dunia dimulai di garasi rumah, pindah ke teras rumah pada 1998. Saat itu Tias Tatanka yang membacakan dongeng kepada 2 anak kami yang masih balita – Nabila Nurkhalishah (1 tahun) dan Gabriel masih di kandungan. Saya saat itu bolak-balik Serang – RCTI di Kebon Jeruk.

Tahun 2000 kami berhasil membebaskan tanah seluas 1000 m2 di halaman belakang rumah. Kami membangun pendopo di tengah kebun. Tias terus saja mendongeng kepada anak-anak kecil di kampung Ciloang sambil menyusui putra kedua, Gabriel Firmansyah. Saat itu suasananya lebih pada mendongeng dan bermain. Kami ingin Nabila dan Gabriel tumbuh di lingkungan literasi yang sehat.

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5