“Sarapan Kata 114: Jadi kaki tangan” adalah peribahasa yang berarti menjadi orang kepercayaan. Ungkapan ini bisa bermakna positif, tapi juga bisa bernuansa negatif—tergantung pada konteksnya.
Misalnya, dalam lingkungan yang sehat, menjadi kaki tangan berarti dipercaya membantu pekerjaan penting, berada di lingkaran kepercayaan. Namun, di sisi lain, dalam dunia gelap kekuasaan, istilah ini bisa merujuk pada orang-orang yang menjalankan perintah penguasa tanpa banyak tanya, bahkan jika itu merugikan orang lain.

Contohnya, saat preman datang menagih “uang keamanan” di pasar, orang sering menyebut mereka sebagai kaki tangan yang berkuasa—bukan karena mereka punya kuasa, tapi karena mereka menjalankan perintah dari yang punya kuasa.
Jadi, jadi kaki tangan siapa kita hari ini? Kita jadi orang kepercayaan siapa, ya? Apakah untuk kebaikan, atau sekadar perpanjangan tangan kekuasaan yang tak berpihak?
Tim GoKreaf/ChatGPT




