“Kalau bisa banyakin permainan di Alun-alun Kota Serang agar anak-anak bisa bermain,” kata Ardi, seorang ayah yang sedang menemani anaknya bermain.
Ketiadaan fasilitas bermain yang memadai turut menghambat anak-anak dalam mengeksplorasi aktivitas fisik dan bersosialisasi, akibatnya anak-anak bermain di area yang tidak seharusnya.Kurang dan rusaknya fasilitas bagi anak-anak sudah lama menjadi isu yang mendapat sorotan masyarakat kota Serang.
Jika hal ini terus-menerus tidak ada perubahan akan berdampak buruk bagi anak-anak. Dampak buruk ini akan menjadi semakin serius dikarenakan alat fitnes terbuat dari besi adanya karatan pagi besi, hal ini bisa menjadi cidera serius.

Dari pihak pemerintah, diharapkan ada perhatian serius terhadap usulan ini. Sejumlah masyarakat Kota Serang berharap, dengan adanya fasilitas playground dan taman bermain ramah anak.
Hal ini bisa menjadikan alun-alun Kota Serang sebagai ruang yang lebih inklusif dan ramah anak. “Bagi pemerintah daerah fasilitas yang layak untuk anak-anak di Kota Serang, pemerintah daerah kurang memperhatikan atas fasilitas untuk anak-anak, dewasa maupun fasilitas, karena sejatinya fungsi alun-alun untuk semua kalangan,” ungkap Adi, salah satu pengunjung Alun-alun Kota Serang.
Bukan hanya itu dengan adanya dukungan dari masyarakat juga sangat berarti, “Contoh kecil peran bagi masyarakat, jangan buang sampah sembarangan, dan kesadaran diri untuk membuang di tempat sampah, dan jika kreatif bisa membuat tempat sampah dari botol,” ungkap adi mengakhiri pembicaraannya.
Harapnya dengan adanya bantuan dari segala elemen, Alun-alun Kota Serang dapat segera dilengkapi dengan fasilitas playground yang aman dan menyenangkan bagi anak-anak, dan perbaikan fasilitas yang ada.



