Sayang, kami mengantar anak-anak bukan untuk rekreasi, tetapi mengasah kemampuan kreatif. Saya membawa kertas HVS untuk kebutuhan menggambar.

Ibu Tias Tatanka mengatur anak-anak untuk duduk di meja yang sudah tersedia. Kami menggambar tepat di pinggir kolam renang dan itu nantinya yang menjadi ide menggambar mereka.

“Hallo semuanya.. perhatikan ibu, ya. Jadi adek-adek boleh gambar apa saja yang ada di sini atau bebas asalkan jangan menggambar dua gunung dan matahari di tengahnya,” kata Ibu Tias Tatanka salah satu pendiri Rumah Dunia.

Anak Rumah Dunia mengiyakan perintah Ibu Tias Tatanka. Mereka yang rata-rata berumur 10-12 tahun menggoreskan krayon dan hampir semuanya menggambar kolam renang Hotel Le Dian yang bagus itu.

Mas Gong A Gong sedang duduk santai, sesekali ia memfoto kegiatan anak-anak yang sedang khusu melukis. Nampaknya, Mas Gong sedang menunggu Ibu Dewi selaku Sales Marketing Manager Hotel Le Dian.

Tidak lama, Ibu Dewi Anggraeni datang dan Mas Gong menyambutnya dengan full senyum. Tentunya, mereka berdua akan podcast tentang dunia anak dan kerjasama Duta Baca Indonesia dan Hotel Le Dian untuk pengadaan buku yang nantinya dialokasikan ke pelosok desa.

Rudi Rustiadi dengan cekatan menyiapkan alat-alat kebutuhan podcast. Sedangkan aku sesekali melihat kegiatan anak-anak dan menyaksikan Mas Gong dan Ibu Dewi podcast.
Podcast dan menggambar selesai. Anak-anak di giring untuk foto bersama dan apresiasi dari Le Dian memberikan bingkisan. Mereka girang bukan main, dan itu memang betulan.

Saya bertanya ke beberapa anak seperti Fatih, Azizah dan kawannya yang mengatakan sedang bukan main. Mereka berharap bisa berenang juga, tapi waktu kami mepet sekali dan akhirnya pulang bersama-sama.
Ini linknya:



