Muhammad Nurul Fazri
Pagi itu, setelah melaksanakan shalat Shubuh, Bang Rahmet (nama panggilan) mengajakku untuk jalan sehat, yang diselenggarakan oleh Radar Banten.


“Jri, jadi ikut nggak jalan sehat?”
Pertanyaan itu segera membangunkan lamunanku, yang sedang duduk di teras pendopo.
“Siap, Bang. Fajri ikut. Nanti coba ajak Bang Jodi dan Bang Naufal juga.”

Hari semakin siang, aku harus segera siap-siap dan memanaskan motor. Sejurus kemudian, aku sudah rapih dan menaiki si Boy (nama motorku), ditemani Bang Jodi yang duduk di jok belakang.


