Seorang ibu muda sedang merapihkan ruang pameran permainan tradisional. Sebagai Volenteer yang baik, ia menyapa terlebih dulu dan memperkenalkan diri kepada saya. Namanya Dewi, ibu muda kelahiran 1995, berasal dari Dieng, Banjarnegara. Saat ini ia tinggal bersama suaminya di Ciputat Tangerang.

Kami berdiskusi kecil ngobrol-ngobrol ringan sambil mengasah otak dengan permainan tradisional pecah otak atau granatium dalam bahasa Latin. Saya sempat bertanya bagaimana sampai ia bisa mendaftar menjadi volenteer Pekan Kebudayaan Nasional.

Bu Dewi mendapatkan informasi dari media sosial dan memberanikan diri mendaftar . Seperti kebanyakan teman-teman volenteer pada Pekan Kebudayaan Nasional, seperti Bu Dewi yang dulu kuliah di pertanian, tapi demi mengisi waktu luang sambil mencari kerja jadi volunteer dulu. Saat ini ia ikut terlibat dalam Pekan Kebudayaan Nasional.

Ibu muda yang masih terlihat seperti anak kuliahan ini masih sibuk dengan permainan pecah otak saat saya wawancara.


