Saya sungguh terharu. Teman-teman di GPMB Kota Balikpapan sudah bekerja keras mewujudkan Library Tour ini. Sejumlah pedagang makanan ringan bergizi, berjejer di depan gedung. Mereka ikut meramaikan Perpustakaan Keliling yang membuka layanan kepada masyarakat. Meriah. Inilah literasi budaya dan kewargaan. Antara pemerintah dan masyarakat bersatu.

Sambutan dari Kepala Perpustakaan Sutadi, S.Sos, MM dan jajarannya sungguh sangat luar biasa dan kami sangat mengapresiasi.

Sebuah dialog santai diluar agenda dengan segera bisa terlaksana dipandu protokol perpustakaan. Selain Kadis Kota balikpapan, para Kadis Dinas Perpustakaan dan Kearsipan se Kalimantan Timur hadir. Yaitu Kadis Paser HM Yusuf sumako, SH MHum, Kadis Berau Drs. Yudha Budisantosa, M.Si, Plt Kadis PPU Moh Yusuf, dan Kadis Kukar Ir. Ahyani Fadianur Diani, MM. Wah, keren lho, ada divisi protocol. Semoga Library Tour sampai juga di kabupaten yang mereka pim[in. Terima kasih untuk semuanya.

Tepat pukul 10.30 kami bersiap melakukan perjalanan ke Penajam Paser Utara (PPU), menyeberang dengan kapal ferry.
Oya… Gol A Gong Golagong Penulis , adalah seorang yang sangat bersahaja. Ketika melihat pedagang Pentol, serta merta ingin memborong. Heheh. Begitu juga dengan es krim. Protokoler, hancuuur…. Hahaha.
Pukul 11.45 WITA, kami memasuki kapal ferry. Hampir sebagian besar isinya adalah iring-iringan mobil kami. Selebihnya adalah monil tangki minyak dan elpiji.

Di sela perjalanan, Gong masih sempat membuat Vlog perjalanan dan mengisi materi online. Kami pun sepintas mendapatkan ilmu bagaimana menggali ide cerita. Byuuuuh! Saat pertemuan dengan Pak Wagub Kaltim sehari sebelumnya, ada wacana dari Gong, yaitu Gerakan GPMB menulis. Hayooooooo….

Tepat pukul 13.00 kami tiba di PPU – kota di antara Balikpapan dan PPU dihubungkan Teluk Balikpapan dan transportasi menggunakan kapal ferry. Perlu waktu 1- 2 jam untuk menyeberang sesuai jadwal dan kepadatan ferry. Sebenarnya ada jalan darat yang bisa dilalui melewati kecamatan Sepaku. Namun memutar dan kami mempertimbangkan beberapa hal, sehingga keputusan menyeberang dengang ferry.

Di PPU , Gol A Gong, Pak Syafruddin Pernyata , Pak Taufik Badaruddin mengisi Materi tentang Menulis Kisah Inspiratif. Moderator adalah pak Amien Wangsit.

Saya, Bu Rachmawati , Rahmad Azazi Rhomantoro , Viola, dan rombongan Perpustakaan Keliling meluncur lebih dulu ke Long Ikis untuk memberikan kesempatan Perpustakaan Keliling membuka layanan.

Luarbiasa. Rupanya di sana Pak Kasrani Latief dan teman teman, Pak Wanto, Pak Sugie Wiyatno Anbali , Pak Joko, sudah mempersiapkan kegiatan bersama aparat kecamatan dan GPMB Kecamatan Long Ikis.
Antusiasme para pelajar SMPN Long Ikis terhadap Perpustakaan keliling membuat perjalanan panjang kami menjadi nyaman. Rasa lelah hilang.

Semoga kehadiran kami di Long Ikis memberikan manfaat terhadap masyarakat setempat. Bu Rachmawati dengan semangat mengajak anak anak berinteraksi. Rahmad Azazi memberikan kiat berpuisi yang benar. Begitu juga Viola Meilinda yang menyapa anak-anak remaja dengan gaya khasnya.

Tepat pukul 18.00 rombongan Gol A Gong dari PPU tiba di tempat kami berada. Mereka kemudian bergabung. Sayang ketika gilirang Gol A Gong sebagai Duta Baca Indonesia mau orasi berbarengan dengan adzan Maghrib. Di Long Ikis jika waktu Maghrib tiba harus berada di rumah. Pamali, jika berada di luar rumah. Kegiatan pun bubar.

Kami langsung menuju Kabupaten Paser. Pukul 20.00 WITA sudah ditunggu makan malam oleh Bupati Paser. Tai ternyata diwakilkan Sinta Rosmayenti, Bunda Literasi kabupaten Paser.

Ternyata kami tiba di Paser pukul 20.15. Kami sudah ditunggu oleh Asisten Bupati Paser, Bunda Literasi, Kadis Perpustakaan, dan Ketua GPMB. Kami dijamu makan malam dan disuguhi kesenian lokal.


Kata Gol A Gong dan Pak Syafruddin Pernyata, “Daging lada hitamnya enak!”

Setelah makan malam dan karaokean, sekitar pukul 23:00 WITA kamu meluncur ke hotel Kyriad alias Grand Sadurengas yang serba ungu. Kami Tidak langsung istirahat, tapi meeting dulu untuk menyiapkan agenda Membaca Bersama 1000 Pelajar SD Paser besok.
Terima kasih. Library Tour Kalimantan Timur 2022 ini membuka wawasan tentang kelebihan dan kekurangan masing-masing Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Saya cukupkan dulu Catatan Ringan Library Tour Bersama Duta Baca Idonesia. Nanti disambung lagi.
*) Fitri Susilowati, Pengurus GPMB Kalimantan Timur


