Menampilkan: 52 - 68 dari 121 HASIL

Cerpen Sabtu: Peci Kang Wasmad

Suatu pagi ketika Kang Wasmad bangun dari tidur ingin melaksanakan salat subuh, peci yang biasa ia pakai bahkan saat tidur tiba-tiba menghilang tanpa bekas sehelai benang pun. Kang Wasmad pun panik tidak karuan, mencari di segenap sudut rumahnya, sampai seluruh desa ia kuliti tapi tidak menemukan peci pemberian gurunya tersebut.

Cerpen Sabtu: Tertawalah Serupa Mahli yang Berputar-putar

Sebenarnya aku bukan tanpa sebab menjadi murung seperti saat ini. Ceritanya mungkin akan terdengar biasa saja, tapi sungguh itulah muasal sebab aku murung. Suatu kali saat aku berusia 7 tahun, aku ingin sekali mandi hujan seperti teman-temanku yang lain. Namun, Ibu melarangku. Aku menangis sejadi-jadinya. Kesedihan terasa mencengkram jiwaku begitu erat. Aku tak tahu kenapa aku merasa begitu sedih ketika Ibu melarangku mandi hujan bersama teman-temanku.

Cerpen Sabtu: Mangalua

Mama Rate membaca Al-kitab di samping makam suaminya, Bapa Jakob, yang meninggal dua tahun lalu karena kanker kelenjar getah bening. Usai menyanyikan lagu-lagu pujian kegemaran almarhum ayahnya, Almira menguncupkan simpuh di bibir pusara, berbisik lembut menyelami lautan doa dengan amat khusuk.

Mohon Maaf, Respon Cerpen Sabtu Lama

Cerpen Sabtu dibanjiri penulis. Ada yang seenaknya menulis tanpa mengindahkan persyatan yang 500-1000, ada yang ingin sesegar mungkin ditayangkan, ada pula yang menarik lagi cerpennya karena menganggap terlalu lama jawaban pastinya. Saya mohon maaf atas keterlambatannya. Tetap semangat. Jangan kapok menulis Cerpen Sabtu untuk GolagongKreatif dot com.

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==