“Mbak kan baca buku saya di ruang publik. Jadi, mbaknya harus bayar royalti. Kecuali kalau mbaknya baca buku saya di ruang private.”
Orakadut dan Royalti Buku

Dunia Kata, Dunia Imajinasi
Si Gila dari Kota Golokali

“Mbak kan baca buku saya di ruang publik. Jadi, mbaknya harus bayar royalti. Kecuali kalau mbaknya baca buku saya di ruang private.”

Cerita Orakadut kali ini menyampaikan pesan yang kuat tentang pentingnya kesadaran politik dan solidaritas di antara masyarakat. Orakadut menjadi simbol harapan dan perlawanan terhadap ketidakadilan, meskipun dalam konteks yang humoris.

Setelah Pesta Usai adalah cerita Orakadut dari Kota Golokali karya Gol A Gong yang berhasil menangkap dinamika politik Indonesia dengan pendekatan ringan tetapi penuh makna. Dengan humor satir, cerpen ini mengajak pembaca untuk merenungkan demokrasi dan peran masyarakat dalam proses politik.

Orakadut dengan episode “Koper Merah” menggambarkan satire sosial yang cerdas dan penuh ironi, menyoroti isu korupsi, pencemaran lingkungan, dan kegilaan masyarakat dalam mengejar uang di negeri penuh kontradiksi.

Para kurcaci dari Kota Golokali masih tidak percaya, pasti ada yang membantu Orakadut. Bagi mereka sangat aneh, sementara semua orang di kota Golokali menghamba kepada sang Raja, tapi Si Gila Orakadut justru melawan dan sering mengingatkan, agar sang Raja tidak korupsi.

Pohon-pohon ditebangi, dijadikan kursi. Kursi-kursi diperjualbelikan, sesama teman bahkan sahabat saling sikut, berebut kursi.

Ayo, kita main tebak-tebakkan. Capres/cawapres pilihan Orakadut, siapa yo?

Pilpres 14 Februari 2024 semakin dekat. Orakadut si Gila dari Kota Golokali butuh saran, nih. Siapa yang mesti dipilih?

Kursi panas, harga tidak bisa kompromi. Kadang beradu sikut, berebut untuk dapat kursi.

Orakadut: Jangan Pilih si Anu, ya!

Orakadut berdiri di podium alun-alun kota. Orang-orang berkerumun, menunggu orasi kacau-balau si Gila dari Kota Golokali. Degnarkan suaranya yang menggelegar bagai singa hutan: “Kepada para …

Bumi Indonesia Dikeruk Para Koruptor

Orakadut: Orasi Pilpres 2024 di Alun-alun Kota Golokali

Orakadut: Calon Presiden dan Wakilnya

Orakadut: Operasi Tangkap Tangan

Orakadut: Takut Waras

Orakadut: Berak di Bank