Menampilkan: 52 - 68 dari 120 HASIL

Puisi Minggu: 5 Puisi Sckolastika Anggraini tentang Analogi Hidupku dalam Secangkir Kopi

Bagiku, kopi bukan sekadar minuman, tapi filosofi. Seperti espresso yang pekat, latte yang menenangkan, atau americano yang lugas, setiap rasa mengajarkan sesuatu. Mari nikmati Puisi Minggu Edisi 8/II/23 Februari 2025 karya Sckolastika Anggraini yang menghidangkan 5 puisi “Analogi Hidupku dalam Secangkir Kopi” Supya semakin pahit, mari kita seduh kopi terbaikmu, siapkan hari terbaikmu ketika membaca puisi-puisinya.

Puisi Minggu: 7 Puisi Erhan Al Farizi tentang Kekalahan

Kekalahan biasanya diimplikasikan dalam bentuk tersingkir, disingkirkan, serta kehilangan kesempatan. Melalui gambaran ini, kita dapat mengutip puisi Chairil Anwar bahwa, “Hidup hanya menunda kekalahan”. Oleh karena itu, manusia mesti berstrategi agar kekalahannya tidak terulang. Kendatipun kemenangan juga belum pasti dijanjikan takdir. Mari nikmati Kini Puisi Minggu Edisi 7/II/16 Februari 2025 karya Erhan Al Farizi yang menghidangkan 7 puisi tentang Kekalahan. Seduh kopi terbaikmu, siapkan hari terbaikmu ketika membaca puisi-puisinya.

Puisi Minggu: 6 Puisi Grace Christine tentang Ibu

Puisi Minggu edisi 48/I/22 Desember 2024. Grace Christine. Sosok ibu memang layak diabadikan dalam kata-kata, karena cinta dan keikhlasannya memang tak pernah lekang oleh waktu. Mengungkap ibu sebagai “kasih, misteri, pemberian diri, dan abadi” adalah gambaran yang puitis dan sangat relevan. Ibu bukan sekadar individu, melainkan simbol cinta yang universal—dan dengan 6 puisi bertema ibu, ini menjadi momen sempurna untuk merenungkan arti cinta yang mendalam tersebut.

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==