Gelar Pertunjukan Monolog: Santri Ponpes Asy- Syifa Saruni Beri Pesan kepada Wakil Rakyat

Turut hadir pada kesempatan tersebut, tokoh masyarakat sekitar, santriwan dan santriwati, serta alumni ponpes Asy-Syifa.

Menurut Fahrowi, sutradara monolog, persiapan untuk penampilan monolog ini telah dipersiapkan tiga minggu sebelumnya.

“Tujuan monolog ini sebagai hiburan bagi siapa saja yang menontonnya, namun disisipi pengetahuan isu politik karena sebentar lagi akan ada pilkada. Masyarakat perlu cerdas dan cermat dalam memilih wakil rakyat,” ungkapnya.

“Naskah diambil dari karya Agus Noor salah satu budayawan sekaligus sastrawan Nasional, dan kami adaptasi menjadi teater monolog. Harapannya pemerintah dan masyarakat bisa saling menguatkan dan mendukung dalam menjalankan amanat sebagai pemimpin dan yang dipimpin,” sambungnya.

TB Ahmad Fauzi, sebagai aktor dalam monolog tersebut merasa antusias untuk memberikan penampilan terbaik.

“Monolog ini bentuk kepedulian kita kepada pemerintah, supaya bersikap tegas kepada para koruptor. 79 Tahun kita sudah merdeka dari penjajah, tapi kita belum merdeka dari bangsa sendiri dengan melawan para koruptor. Pemerintah seharusnya memberikan hukum jera dan adil yang tidak memandang kasta. Dengan harapan tidak ada lagi oknum korupsi bisa hidup bebas di luar jeruji besi,” terangnya.

Para penonton yang hadir menikmati setiap peristiwa yang dimainkan oleh para aktor.

“Saya kagum dengan penampilan mereka, rasa-rasanya sayang sekali jika bakatnya tidak diasah lebih dalam. Semoga nantinya bisa tampil di acara yang lebih besar dan spektakuler,” kata Rafly, perwakilan santri Asy-Syifa.

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==