Di sore yang ramah itu, kami bertemu. Bercerita santai dan berbagi energi positif untuk NTT bangkit dan sejahtera dalam satu cara yang rasional dan profesional. Kami yakini bahwa cara yang paling rasional dan profesional agar NTT bangkit dan sejahtera hanya melalui pendidikan. Mengakarkan gerakan (budaya) literasi adalah jalannya.

Kakanda Hironimus Sugi (Provincial Manager Inovasi NTT) bersama tim hebatnya telah “berdarah-darah” dan mempertaruhkan semuanya untuk maksud itu. Kembali ke NTT dan menata dari bawah. Fokus programnya adalah Literasi, Numerasi dan Penguatan Pendidikan Karakterk hususnya pada jenjang Pendidikan dasar karena ini menjadi fondasi untuk pembelajaran selanjutnya.
Kami bertemu dan saling menguatkan. Ratusan ribu wajah mungil generasi muda NTT sedang menanti kehadiran setiap hati yang ingin ikut peduli. Membukakan jalan dan membiarkan seberkas harapan pada hatinya yang merindu untuk maju dan berkembang.

NTT butuh kita semua. Bersama semesta yang masih ramah mengalirlah kita sampai ke jauh untuk menyambut Generasi Emas NTT 2050 dengan membangun budaya literasi.
Salam Cakrawala, Salam Literasi. *
Gusty Richarno


