Iyut Fitra: Apalah Penyair Bila Ia Tidak Menulis Puisi

Bisa diceritakan awal mula Bang Kuyut kenal puisi dan akhirnya memilih setia di jalan puisi?

Mulai menulis puisi setelah sering dan “candu” membaca puisi. Setelah mulai menulis puisi, ada sesuatu yang kemudian tidak bisa lepas. Barangkali karena saya merasa puisilah ekspresi yang paling tepat untuk menyampaikan segala sesuatu. Ada banyak kegelisahan sebelumnya tidak tercurahkan, lewat puisi semua bisa tersampaikan. Puisi tiba-tiba menjadi kendaraan ke manapun saya hendak menuju.

Buku bacaan apa saja  yang paling berpengaruh, terutama dalam proses kepenyairan Bang Kuyut?

Karena menulis puisi secara otodidak, tentulah saya harus banyak membaca buku. Karena dari buku-buku itulah saya mendapat. Tapi saya merasa tidak pernah mengagungkan salah satu buku maupun pengarangnya. Bagi saya buku-buku yang pernah saya baca sepanjang proses kepenyairan saya, semua sama istimewanya.

Menulis puisi bagi Bang Kuyut apa?

Menulis puisi bagi saya adalah kehidupan!

Ada saran atau nasehat buat penulis pemula yang akan menyelami dunia puisi?

Ya tentu terus belajar. Berproses. Tak henti-henti.

Komentar Bang Kuyut terkait dunia perpuisian di Indonesia akhir-akhir ini bagaimana?

Komentar saya terhadap dunia puisi akhir-akhir ini, semua berjalan baik-baik saja. Ada yang merasa mapan pada titik tertentu, lalu berlarut-larut betah di sana. Dan ada pula yang tidak tinggal diam di ruang nyaman, lalu bersitungkin untuk terus-terusan mencari bentuk-bentuk baru. Semua wajar adanya. Ada yang suka kenyamanan, ada yang senang tantangan.

Terima kasih Bang Kuyut atas waktunya

Sukses selalu, Wayang. Salam… *

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==