Jalan-jalan ke Selasar Sunaryo Art Space di Bandung

Setiap kali melihat pameran lukisan, aku mempertanyakan dua hal. Pertama, maksud lukisan dan ini jadi tugasku untuk mencari sendiri dengan memandangi dan memikirkannya. Kalau tak ketemu juga ya sudah, berarti otakku belum berhasil mencerna.

Yang kedua adalah teknik pembuatannya. Sambil melihat-lihat lukisan, aku penasaran dengan media yang digunakan. Kanvas, cat, bahan tambahan lain, dan teknik melukisnya.

Di Ruang A Selasar Sunaryo ada pameran tunggal Pak Sunaryo yang diberi judul Et Cetera. Ada lukisan besar yang memenuhi salah satu dinding, seolah menyambut pengunjung memasuki ruangan.

Di ruang berikutnya ada “Sejuta Mata”, lukisan dan instalasi kaca yang menghadirkan efek berbeda dari sebuah lukisan tunggal bertajuk mata. Pengunjung dianjurkan menikmati lukisan dengan memasuki ruang yang empat sisinya dikelilingi kaca dan satu sisi adalah lukisan. Masya Allah, betapa kuasa Ia menurunkan ilham kepada para seniman.

Di lantai atasnya, di Bale Tonggoh, ada pameran bertajuk “Tubuh Antroposen” karya Asmudjo Jono Irianto. Sedangkan di Selasar Paviliun yang berjarak 200 meter dari Selasar Sunaryo Art Space, ada pameran Arkiv Vilmasa berjudul “Metaphor of Memories:.

Silakan warga Bandung dan sekitarnya, hari ini adalah hari pameran terakhir. Sebelum diganti dengan tajuk lainnya, silakan melihat-lihat pameran di Selasar Sunaryo Art Space.

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==