“Kenapa main badminton, tidak sepakbola?”
“Nama lengkapnya?”
“Sedih nggak tangannya satu?”
“Bagaimana perasaannya saat bertanding badminton di negara orang?”

Sekitar sejam Gol A Gong bergembira. Tanpa diduga anak-anak berebut meminta tanda tanan dan cium tangan. Tidak lupa berfoto-foto.
“Jangan lupa banyak membaca dan berolahraga, ya!”

Nurqalbi, Kepala sekolah SDIT Thoriqul Jannah merasa senang dan bangga dengan kedatangan Duta Baca Indonesia ke sekolahnya. Ia berharap siswa-siswinya bisa menyerap apa yang disampaikan oleh Duta baca Indonesia.

“Semoga apa yang disampaikan oleh Duta Baca Indonesia menjadi motivasi anak-anak didik kami,” kata Nurqalbi.




