Kota Serang Masih Tertinggal Soal Ekonomi Kreatif dan Industri Kreatif

Selain itu, aku menceritakan pengalamanku bergelut di bidang kreator video di channelku Sejo Qulhu. Di situ aku terus mempromosikan wisata Banten. Bagiku, wisata kita masih surga dunia, karenanya belum dipromosikan secara maksimal. Di sini, pejabat harus menjadi contoh kalau cinta pada daerahnya. Misalnya, “Saat libur dinas, pikniknya jangan ke Bali atau luar Banten. Coba kunjungi wisata-wisata terdekat, ajak konten kreator dan media untuk mengekspose kegiatan pikniknya,” ucapku.

Terakhir, di era digital yang super cepat ini. Kita tidak bisa berjalan sendiri, harus berjalan beriringan. Maka dari itu, “Kolaborasi adalah kunci!” Dengan hadirnya kita di ruangan rapat ini, semoga bisa saling suport.

“Saya di Rumah Dunia sering lapakan buku pake mobil Perpustakaan Keliling ke alun-alun kota, nah, dari pelaku UMKM bisa banget numpang promosi jualannya di acara itu. Atau kita bareng-bareng kolaborasi untuk menyambut momentum Film Balada Si Roy, yang akan tayang pada September 2022, kita pamerkan kuliner dan karya khas wong Banten,” pungkasku.

Semoga dengan keluhan ini, Pemkot tidak hanya mencatat dan mendengarkan saja. akantetapi Pemkot harus terus mengerjakan hal apapun yang bermanfaat untuk kepentingan masyarakat.

Karena ceuk Bung Mahbub Djunaedi geh, bahwa “Pemerintah yang baik ialah berorientasi kepada kepentingan rakyat banyak, bukan berorientasi kepada sekelompok kecil tuan-tuan besar yang hidup di gedung bertingkat dilingkungi kaca seperti permen dalam toples!”

Takbir!

Sejo Qulhu

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==