Penentuan Hari Sastra Indonesia mengacu pada hari lahir sastrawan terkemuka Abdoel Moeis tanggal 3 Juli 1883 di Bukittinggi, Sumatra Barat. Abdoel Moeis adalah sastrawan, politikus, wartawan, dan pengurus Sarekat Islam. Bung Karno mengukuhkannya sebagai Pahlawan Nasional yang pertama pada 30 Agustus 1959.

Kata Taufiq Ismail – penggagas Hari Sastra Indonesia, “Di tahun 2021 ini kita memperingati Hari Sastra di tengah situasi pandemi Covid-19. Semoga kita semua tetap diberi kesehatan oleh Allah SWT dan tetap produktif dalam berkarya.”
Majalah Sastra Horison dan Penerbit Balai Pustaka jadi pionir perayaan ini. Tanpa saya duga, pada 3 Juli 2013 di Aula Badan Bahasa, Rawamangun, Jakarta, saya mendapat Anugerah Hari Sastra Indonesia kategori Tokoh Sastra.
Semoga kita semua tetap semangat menulis walaupun Covid-19 masih gentayangan.


