Muhamad Dali: Jago Otomotif dan Mesin, Bukan Bakat Alam tapi Hasil Belajar dengan Tekun

Di rumah, Dali memang menjadi andalan. Begitu juga jika terjadi konsleting listrik, “Panggil kakak kamu, si Dali di rumahnya,” bisanya ibu akan bilang demikian. Kebetulan jarak rumah Kang Dali dari rumah ibu tidak terlalu jauh. Hanya terselang beberapa rumah saja.

Di tangan dingin Dali, semua mesin yang mati atau bermasalah selalu bisa diperbaiki. Bakatnya dalam membetulkan mesin motor atau listrik diakui Dali didapat dari belajar secara otodidak. “Jadi bukan karena bakat alam. Saya bisa memperbaiki mesin dan listrik itu hasil dari belajar tekun dan praktik sendiri,” cerita lulusan SMP ini kepada wartawan, Jumat (12/8/2022).

Titik awal akhirnya Dali bisa mahir membetulkan mesin-mesin yang rusak itu lantaran motivasi dari salah satu keponakan yang bisa membetulkan mesin. Dali memanggilnya Kang Maja. Waktu itu, Dali belum mengerti soal mesin mobil. Dali membawa mobil angkotnya ke Kang Maja untuk diservis. Sampai di sana, Maja berkata kepada Dali, “Saya mah malu kalau ga bisa servis. Baru servis aja ga bisa, apalagi disuruh bikin mobil sendiri. Jadi harus bisa, minimal servis-servis mah,” kata Dali menirukan ucapan Kang Maja dulu.

Dari sana Dali jadi termotivasi. Dia lantas banyak memperhatikan tukang servis mobil atau motor. Sebelumnya Dali pernah membawa mobilnya ke bengkel lain, tapi tak berapa lama mobil angkotnya rusak lagi. Akhirnya Dali merasa jengkel sendiri. Lalu penasaran membongkar mesin mobilnya.

Hal yang sama juga terjadi pada motornya. Ia pernah mencoba bongkar mesin motor miliknya. Hasilnya berhasil. Tapi saat digas, mesin motor mati lagi. Dali kemudian bertanya ke tukang bengkel. “Katanya setelan motor yang kurang pas. Akhirnya dari sana bisa. Saya jadi tahu. Lumayan dapat ilmu baru,” tutur ayah dua anak ini.

Lambat laun, akhirnya Dali mulai mengerti dan paham soal mesin. Keahlian Dali bisa membetulkan mesin motor, mobil dan lain-lain menyebar luas pada orang-orang kampung sekitar. Imbas baiknya, Dali jadi sering diminta tolong oleh warga sekitar untuk membetulkan motor, mesin cuci, kipas angin, sanyo air dan lain-lain.

Seminggu terakhir ini Dali mengaku sedang kebanjiran job menservis motor tetangga. Total semuanya ada 8 motor. Saat ditanya berapa ongkos untuk servis motor? Dali mengaku tergantung tingkat kerusakan. Jika ada mesin yang perlu diganti, biasanya Dali akan memberitahu si pemilik motor untuk membeli onderdilnya sendiri.

“Sama orang kampung ongkos servis motor kadang Rp.50.000,- atau Rp.100.000,-. Jadi saya mah terserah mereka saja. Kalau servis ringan ga pernah dipatok,” paparnya.

Dali sekarang sudah terima jasa bengkel dan terima jasa panggilan servis. Ke depan katanya ia punya mimpi ingin buka usaha bengkel sendiri. “Pelan-pelan sedang mengumpulkan dana buat beli alat-alat bengkelnya,” pungkasnya. *

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==