Pesan Penyair Mario D. E. Kali: Kosongkan Gelasmu Kawan

Sejak kabar lolosnya Mario dalam agenda Sastra Flores Writers Festival yang di gelar di Larantuka saya sempat berkabar dengan beliau jika sampai di Larantuka untuk bisa berkunjung ke kediaman kami di kelurahan Weri Larantuka.

Tanggal 6 Oktober 2024 saat beliau berada di perjalanan beliau berkabar dan menanyakan apakah saya ada di Larantuka saya berkabar bahwa saya sedang ada di Larantuka dan siap untuk menerima kedatangannya. Singkat cerita setelah menunggu cukup lama akhir Mario sampai di Larantuka setelah melewati perjalanan dari tempatnya tinggal sekitar 12 jam perjalanan yang melelahkan.

Sesampainya Mario di Larantuka, saya ajak beliau melihat lokasi acara. Waktu itu sudah menunjukkan jam 22.30 WIT, setelah melihat sejenak lokasi acara kami bergegas bergerak ke rumah melewati sebuah perkuburan yang bersebelahan dengan pantai. 10 menit perjalanan akhir kami sampai di rumah yang juga menjadi ruang TBM Lautan Ilmu.

Mario langsung tertarik melihat koleksi bacaan yang ada dan memilih salah satu koleksi bacaan. Setelah itu, kami berdiskusi tentang banyak hal terkait sastra. Satu hal yang penting yang ia sampaikan bahwa sebagai penyair terpilih mengikuti Master Class penulisan puisi bersama 10 seniman lain di NTT beliau menyiapkan diri untuk “mengosongkan gelas”. Dengan filosofi tersebut beliau berharap dapat menyerap lebih banyak pengetahuan dalam mengikuti Master Class di Flores Writers Festival.

Ada banyak obrolan menarik, namun sayang kami dibatasi waktu untuk bisa beristirahat. Kebetulan Mario masih terlihat lelah setelah perjalanan panjang. Dalam rencana Mario akan berada di Larantuka selama seminggu, ini sebuah kesempatan bagi publik Flores Timur khususnya pencinta sastra untuk bisa menggali inspirasi dari sosok menarik yang huble ini, Mario D. E. Kali.

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==