Pesona Taman Lembah Dewata: Panorama Bali di Kota Kembang

Tak hanya menyuguhkan panorama Bali di Kota Kembang, disini pengunjung juga dapat melakukan aktivitas menyenangkan dengan berbagai wahana yang telah disediakan. Misalnya saja, pengunjung dapat bersepeda ria di taman ini dengan tarif Rp15.000/ 60 menit untuk jenis sepeda gowes, dan Rp25.000/ 15 menit untuk sepeda listrik.

Pengunjung juga dapat memutari danau situ pandawa dengan menyewa perahu dayung dengan biaya Rp30.000/ 30 menit. Tak hanya itu, di sini juga pengunjung dapat melakukan aktivitas berkuda dengan jarak pendek yang hanya cukup membayar Rp35.000, atau rute panjang dengan harga Rp105.000.

Aktivitas lain yang tak melelahkan di sini, yah duduk-duduk santai, sembari menikmati keindahan pemandangan yang disuguhkan. Seperti di sebelahku ini, pasangan muda yang terlihat bercanda ria, duduk di atas tikar piknik di pinggiran danau situ pandawa, sembari menikmati minuman dingin dan beberapa makanan ringan.

Adapun sewa tikar dengan ukuran kecil dihargai Rp20.00 untuk 120 menit dan tikar besar dengan harga sewa Rp30.000 untuk 120 menit. Jika ingin menikmati pemandangan cantik di tiap sudut taman tanpa harus lelah, pengunjung juga bisa menikmatinya dengan menaiki kereta dewata ekspres dengan tarif Rp15.000 untuk satu kali putaran.

Sebagai traveler dengan budget backpacer, aku sebisa mungkin menimimalisir pengeluaran. Ibaratnya, kalo bisa hemat kenapa tidak? toh, yang penting bisa dapetin pengalaman di tempat tersebut. Maka tak heran, saat berwisata di tempat ini aku hanya mengeluarkan uang untuk tiket masuk dan parkir saja, hehe.

Mengelilingi tiap sudut di taman ini dengan berjalan kaki, memang sedikit melelahkan. Maka, setelah memuaskan diri berfoto ria di tempat yang sangat instagramable ini, aku duduk santai sembari menikmati gorengan sisa sarapan yang aku bawa. Hehe.

Matahari semakin tegak diatas kepala, tak terasa waktu dzuhur telah tiba. Aku pun mengakhiri berwisata disini dengan sholat dzuhur di musholla yang letaknya diujung, atau tepatnya dibelakang taman ini.

*Auliatus Syarifah, penulis merupakan anggota kelas menulis Rumah Dunia ke-38, yang sedang merancang peta impian menginjakkan kaki di Tanah Hindustan, India.

TRAVELING setip hari Jumat. Nah, kamu punya cerita traveling? Tidak selalu harus keluar negeri, boleh juga city tour di kota sendiri atau kota lain masih di Indonesia. Antara 1000-1500 kata. Jangan lupa transportasi ke lokasi, kulinernya, penginapannya, biayanya tulis, ya. Traveling diluar negeri juga oke. Fotonya 5-7 buah bagus tuh. Ada honoarium Rp. 100.000. Kirim ke email gongtravelling@gmail.com dan golagongkreatif@gmail.com dengan subjek: traveling.

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==