Prinsip Keishan Memacu Orang Jepang Kreatif, Inovatif, dan Produktif

Dari sinilah semua ide dan karya-karya orang-orang jepang bermunculan dan hebatnya lagi mereka tidak saling menjelekkan atau menghina hasil karya orang lain yang dianggapnya kurang layak justru mereka memberi support satu sama lain agar terciptanya suatu karya yang luar biasa.

Kita tahu film kartun Tsubasa, Anime berdasarkan manga Captain Tsubasa karya Yōichi Takahashi yang terbit pada 1981-1988. Film kartun ini kemudian membangkitkan anak-anak muda Jepang berain bola sehingga pernah lolos ke Piala Dunia sepakbola 1998.

Harajuku – seruas jalan di Tokyo Jepang yang mendunia, tempat anak-anak muda menumpahkan segala macam kreativitasnya di dunia mode. Hal itu pernah ditiru oleh anak-anak muda Citayam di Jalan Sudirman, Jakarta Pusat. Kemudian kita mengenalnya dengan sebutan Citayam Fashion Week. Hanya saja orang-orang penting Jakarta merasa terganggu sehingga Bonge-Jeje dkk dihentikan kreativitasnya.

Selain kreativitas dan produktivitas yang tinggi, orang NJwepang juga menanamkan budaya menghargai dan juga empati terhadap hasil karya yang telah dibuat apapun bentuknya, dari sini muncul stigma positif yang dihasilkan terhadap anak-anak dan juga remaja di Jepang untuk terus menghasilkan dan menciptakan karya-karya lainnya, sehingga banyak sekali bermunculan inovasi dan kreasi yang beragam.

Nah teman-teman keren banget kan prinsip kheisan ini yang tentunya bisa sedikit demi sedikit kita terapkan dalam kehidupan kita sehari-hari. Jangan mau kalah sama relawan Rumah Dunia, ya.

Mulailah dari sekarang dengan mencoba hal-hal kecil dan mulai memotivasi diri kita untuk lebih produktif lagi dalam menciptakan karya-karya terbaik.

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==