Santunan Anak Yatim 10 Muharram 1444 Hijriyah di Bukit Tirta Nirmala Kota Serang

Acara dibuka oleh sambutan Ustadz Dede Solahuddin Al Ayyubi selaku ketua DKM yang memberikan laporan kegiatan sekaligus pertanggungjawaban. Dana yang terkumpul 10.850.000,- diperuntukkan bagi 50 anak yatim yang ada di lingkungan sekitar Bukit Tirta Nirmala. Masing-masing anak memperoleh 150 ribu rupiah perorang plus buku dan alat tulis juga paket nasi box. Dalam sambutannya tersebut ketua DKM menyampaikan terimakasih sekaligus mendoakan kebaikan dan keberkahan khususnya bagi para donatur, umumnya bagi jamaah yang hadir.

Sriyanto selaku ketua RW dalam sambutannya sangat mengapresiasi dan berterimakasih kepada ketua DKM dan jajarannya yang dalam tempo singkat semenjak mengumumkan galang infaq shodaqoh untuk santunan anak yatim. Hanya dalam beberapa hari terkumpul uang 10.850.000,- hal ini menurut Sriyanto patut dijadikan kebiasaan sehari-hari, sehingga warga Kompleks tidak hanya baik secara spiritual tapi juga dilengkapi dengan kepekaan dan kepedulian sosial, agar berbuah keberkahan bagi warga Kompleks dan lingkungan sekitar.

Ustadz Nurzaman, salahsatu ustadz yang banyak diundang keluar yang kebetulan masih termasuk warga Kompleks menyampaikan tausiyah singkat mengenai kilasan sejarah penetapan 1 Muharram sebagai awal tahun baru Islam. Sekalipun menurut ustadz Nurzaman laku hijrah nabi dilakukan pada 12 rabiul awwal, atau bukan bulan Muharram tapi gagasan dan keinginan nabi untuk hijrah sudah ada semenjak bulan Muharram. Salahsatu alasan Muharram dijadikan awal tahun karena ia ada setelah bulan Dzulhijjah (puncaknya peristiwa rukun Islam; ibadah haji) ustadz Nurzaman pun menyampaikan kilas balik sejarah bahwa 10 Muharram menjadi tanggal yang penuh mukjizat yang dialami oleh para Nabi. Nabi Nuh As, selamat dari banjir besar pada 10 Muharram, pun begitu dengan tak terbakarnya Nabi Ibrahim As dari kekejaman raja Namrud, dan selamatnya Musa As, dari kejaran pasukan Fir’aun juga terjadi pada bulan Muharram. Ia pun mengedukasi jamaah mengenai pelaksanaan puasa sunah tasyu’a dan Asyura.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pemberian bingkisan secara simbolis kepada anak-anak yatim yang hadir. Sementara sisanya akan dikirimkan langsung oleh tim atau panitia dari DKM kepada anak-anak yatim yang telah dilist nama-namanya.

Acara dipungkasi dengan doa yang dipimpin oleh ustadz Nurdin. Jamaah pun sebagian pulang ke rumah membawa berkat dan ada juga yang tetap di mesjid untuk shalat isya berjamaah. *

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==