Berdaya dengan Buku adalah tagline saya sebagai Duta Baca Indonesia 2021-2025. Kalimat ini muncul begitu saja, karena saya ingin mengangkat dari manfaat literasi baca-tulis dan kekuatan yang bisa ditemukan dalam buku untuk meningkatkan kualitas hidup seseorang.



Saya menemukan tagline ini karena sebagai pelakunya. Tagline ini mengaitkan bagaimana buku baik fiksi maupun nonfiksi, dapat memberdayakan individu dengan memberikan mereka informasi, inspirasi, dan perspektif baru. bisa menjadi alat selain memperluas wawasan, membangun pengetahuan, memotivasi perubahan positif dalam kehidupan pribadi atau masyarakat, bahkan jadi solusi hidup yang bernilai ekonomi tinggi.

Beberapa aspek yang bisa digali dalam konteks “Berdaya dengan Buku” meliputi:
- Peningkatan Keterampilan dan Pengetahuan: Bagi saya, buku membuka akses ke pengetahuan dan keahlian baru. Saya yang tadinya tidak bisa menulis gara-gara membaca buku teori menulis, jadi bisa menulois. Dengan membaca buku, seseorang dapat mempelajari banyak hal—dari teknik menulis, keterampilan profesional, hingga aspek-aspek budaya yang mungkin belum diketahui sebelumnya. Saya merasakannya.
- Meningkatkan Kreativitas: Buku fiksi, khususnya, dapat merangsang imajinasi pembaca. Dengan menggali cerita dan karakter-karakter yang kompleks, pembaca bisa memperoleh wawasan baru tentang cara berpikir kreatif, berinovasi, atau menyelesaikan masalah. Saya termasuk yang tidak pernah kehabisan ide dalam menulois fiksi. Tinggal menunggu waktu yang tepat saja.
- Empati dan Pemahaman Sosial: Jangan hanya membaca buku fiksi saja. Ada banyak buku kisah inspiratif tentang pengalaman hidup orang lain, terutama yang berasal dari latar belakang yang berbeda, dapat membuka pemahaman yang lebih luas terhadap isu-isu sosial dan memperkaya empati. Buku-buku biografi orang hebat bisa memacu kita untuk maju.
- Motivasi dan Pengembangan Diri: Buku self-help dan buku motivasi bisa menjadi sumber pendorong bagi banyak orang untuk mengubah hidup mereka, menetapkan tujuan, dan mengatasi tantangan.
- Akses ke Dunia yang Lebih Luas: Buku memberi akses ke dunia yang lebih besar daripada apa yang bisa kita lihat secara langsung. Buku tentang sejarah, budaya, politik, atau bahkan ilmu pengetahuan membantu pembaca melihat hubungan yang lebih dalam antara peristiwa dan perkembangan dunia.


Saya ini gen baby boomers yang berada di dunia yang semakin terhubung dan cepat berubah. Saya harus memiliki kemampuan untuk terus belajar dan menyesuaikan diri agar tetap bertahan dan berkembang. “Berdaya dengan Buku” filosofinya bahwa “buku sebagai sumber kekuatan pikiran, tetapi juga kekuatan untuk bertindak dan mempengaruhi dunia di sekitar kita.”



