Sarapan Kata 79: Bagai Air di Daun Talas mengandung arti selalu berubah. Peribahasa “Bagai air di daun talas” menggambarkan sesuatu yang tidak tetap atau selalu berubah. Air yang berada di atas daun talas tidak akan pernah diam di satu tempat karena permukaan daunnya yang licin, sehingga air mudah menggelinding dan berpindah-pindah.
Peribahasa ini sering digunakan untuk menggambarkan seseorang yang tidak konsisten, sulit dipegang pendiriannya, atau tidak memiliki keteguhan hati dalam mengambil keputusan. Bisa juga menggambarkan situasi yang tidak stabil atau terus berubah-ubah.
Contohnya dalam kehidupan sehari-hari:

- Seseorang yang tidak bisa mengambil keputusan dengan mantap dan selalu berubah-ubah pikirannya.
- Keadaan ekonomi atau politik yang tidak menentu.
- Perasaan seseorang yang mudah terpengaruh oleh lingkungan sekitar.
Menurutmu, dalam situasi apa lagi peribahasa ini cocok digunakan?
Tim GoKreaf/AI



