Malam itu, anak anak SMAK St. Fransiskus Asisi Larantuka menghadirkan Sosok Herman Fernandez melalui penampilan teater penuh edukasi di panggung Festival Bale Nagi, hari kedua Rabu (3/4/24). Pemeran mampu membawa penonton merasakan energi perjuangan Pahlawan asal Flores Timur bernama Herman Fernandez ini.

Sosok yang sangat berani menentang penjajah. dipercaya menggunakan senapan mesin (juki) karena postur tubuhnya yang tegap. Ia yang berani menyeberangi sungai yang dalam dan deras untuk mencari Alex Rumambi. Tugas yang dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan ia berhasil menemukan Alex Rumambi yang terluka parah karena tertembak serta tersayat bayonet. Herman Fernandez ditendang, diludahi, diseret, ditembak namun tidak pernah gentar. Ia terus berjuang hingga peluru terakhir, melawan penjajah sampai tetes darah penghabisan.

Anak -anak SMAK St. Fransiskus Asisi Larantuka benar-benar menghadirkan sosok Herman Fernandez di Panggung Festival Bale Nagi. Penampilan yang sangat berkesan langsung di hadapan Keluarga Herman Fernandez, juga publik Flores Timur.

Herman Fernandez terlahir dengan nama lengkap Herman Yosep Fernandez pada tanggal 3 Juni 1925 di Ende, sebuah kabupaten di tengah pulau Flores. Orang tuannya bernama Markus Suban Fernandez dan Fransisca Theresia Pransa Carvallho, berasal dari Larantuka sehingga sosoknya lebih dekat di hati masyarakat Larantuka.



