Hey, Penculik Anak! Kamukah Itu?

Saya membacai cerpen dengan tema “Penculikan Anak”. Kemudian ada semacam persyaratan lain, yaitu dalam bentuk premis yang tidak biasa (premis biasanya satu kalimat) atau bisa juga kita sebut sinopsis: Kau adalah siswa kelas tiga SD. Sepulang sekolah, saat berjalan kaki bersama temanmu, kau melihat dua orang berpakaian serba hitam, menculik seorang anak kecil. Ayo selamatkan dia! Tentu temanya menantang. Tapi “premis” itu bagi penulis yang sedang belajar adalah bukan sekadar tantangan tapi bisa membuat mereka “terbelenggu” atau malah “menjadi kreatif”?

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5