Adkhilni M. Sidqi: Gara-gara Balada Si Roy Demam Avonturir

Saya pertama kali membaca novel Balada SiRoy karya Golagong Penulis tahun 2001. Selesai menamatkan empat jilid Balada Si Roy (BSR), saya langsung terjangkiti demam avounturir (petualang).

Saya kemasi tas ransel carrier, merapikan tenda, dan menyiapkan sepeda. “Mau avounturir, kayak Si Roy!” ujar saya meletup-letup. Saya tidak sendiri. Saya pun mengajak Zhajang Lili Charli untuk bertualang seperti si Roy.

Kami berdua sudah siap dengan sepeda kesayangan, ransel carrier, dan peralatan camping di punggung. Dipenuhi gejolak muda, kami berdua bersepeda menempuh jarak sekitar 40 km dari Serang menuju kawasan pantai di Selat Sunda dan akan bermalam di pantai—seperti si Roy.

Please follow and like us:
error0
fb-share-icon0
Tweet 5