Citibank Memudahkan Urusan Traveling di Mumbay

Masih dalam rangka beres-beres Museum Literasi Gol A Gong. Apalagi yang bisa saya kerjakan di era pandemi Covid-19? Eh, menemukan foto ini! Saya jadi teringat peristiwa yang membuat saya tersenyum. Sekitar April 2012 di Mumbay India. Citibank akhirnya “menyelamatkan” kami. Saya dan Tias Tatanka sedang honeymoon ala backpacker. ke 7 negara Asia. Mulai dari Singapura, Malaysia, Thailand, India, UEA, Qatar, dan Saudi Arabia.

Dari Bangkok kami naik pesawat ke Calcutta, India. Setelah dari Taj Mahal, kami kembali ke New Delhi naik kereta. Kami memurtuskan menginap semalam, merasakan sensasi di Pahar Ganj.  Kesokan harinya meneruskan perjalanan naik kereta dari New Delhi ke Mumbay. Tiba sekitar pukul 22:00. Kami meluncur ke Kolaba. Semua kamar penuh. Sudah hampir pukul 01:00.

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

India Selalu Membuatku Rindu

Saya sudah dua kali datang ke India. Hingga kini selalu membuatku rindu. Pertama saat muda, selama 3 bulan mengelilingi India di tahun 1992. Saya memulainya sebagai relawan klinik jalanan di Calcutta, menikmati teh harum Darjeeling, menuntaskan rasa penasaran tentang kama sutra di kuil Kota Madhya Pradesh, Provinsi Uttar Pradesh, sekitar 620 kilometer (385 mil) sebelah tenggara New DelhiIndia.

Juga cinta lokasi di sungai Ganga di Varanasi hingga ke Taj Mahl di Agra, nuansa konflik di Chandigarh, safari unta di Rajasthan, ziarah kaum Sikh di Golden Temple Amristar dan suasana borjuis di New Delhi. Kali kedua tahun 2012 bersama Tias Tatanka, istriku. India memang etnik, khas dan unik. Itu yang membuat saya selalu ingin datang lagi.

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5