Kebahagiaan Menurut Leo Tolstoy


Anas Al Lubab – wartawan golagongkreatif.com

Kasus demi kasus yang timbul tenggelam ke permukaan menjadi pemberitaan viral sebagaimana yang diwartakan televisi dan surat kabar, ditenggarai disebabkan oleh kekeliruan kita dalam mendefinisikan atau menentukan makna kebahagiaan. Selama ini kita kadung percaya kepada doktrin kapitalisme global yang senantiasa melakukan propaganda lewat iklan-iklan di televisi, bahwa satu-satunya kunci pembuka pintu gerbang kebahagiaan hanyalah uang atau kepemilikan harta kekayaan, sehingga orang rela melakukan apa saja untuk mendapatkannya, meminjam syair lagu Rhoma Irama, dari jualan koran hingga menjual kehormatan.

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)