Penulis dan Ruang Kerja Penuh Buku

Urusan dengan rayap di ruang kerja baru selesai Senin siang 5 Juli 2020. Sekitar 4 hari mengakalinya. Lubang-lubang eayap saya siram dengan oli, agar rayap tidak merangsek naik memakan rak kayu dan buku. Semoga ada rezeki membeli lagi rak besi.

Nah, jika kamu punya teman mengaku penulis tapi tidak punya perpustakaan pribadi atau ruang kerja yang dipenuhi buku, hehehehe…, perlu kita curigai. Berarti dia tidak akan memiliki umur panjang dalam karir kepenulisannya, karena ruang kerja penuh buku bagi penulis sama saja dengan riset pustaka.

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Lelaki di Tanah Perawan Bicara Desa vs Kota

“Lelaki di Tanah Perawan” cerita yang bagus. Covid-19 ditambah isu feminisme, tradisi vs agama, pengentasan kemiskinan, tarik-menarik desa vs kota, diramu dalam sebuah kisah cinta. Sangat menarik untuk dibaca.” (Dedy Tri Riyadi)

Apresiasi seperti ini sangat memotivasi saya sebagai penulis untuk terus menulis. Terima kasih. Bahkan yang mencaci-maki dan mengatakan karya saya sampah pun tetap saya hargai dan menjadikan saya terus bersemangat menulis.

Ayo, terus menulis!

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Noorca M. Massardi, Segala Sudah Ia Punya

Ya, Allah. Ketika saya SMA dan masih jadi pemimpi, keluarga Massardi dari Subang jadi penggerak semangatku. Kini internet menyatukan kami. Noorca M. Massardi lahir 24 Februari 1954, sembilan tahun di atasku. Noorca adalah seniman. Hal yang aku contoh darinya adalah memasuki dunia kreatif tanpa batas. Jurnalis, organisatoris, menulis novel, puisi, skenario. Dia juga meraih yang muda, melebur, dan beradaptasi. Ada hal yang tidak bisa aku tiru, menulis naskah drama dan jadi presenter TV.

Tentu aku berbeda level dan kualitas dengan Noorca dan istrinya – Rayni N. Massardi, yang juga seniman. Saya dan Tias Tatanka tidak hendak dan tentu tidak akan pernah bisa menyamai prestasi mereka. Tapi menjadi sahabat mereka saja sudah suatu prestasi. Kami sangat senang jika ada seniman yang juga sukses dalam membina dan membangun keluarga (besar).

Buku-bukunya banyak di rak. Bertebaran. Tadi datang lagi kiriman 2 buku, yaitu “Ketika 66” (KPG, 2020) yang merah dan “Setelah 17 Tahun” (Gramedia, 2016). Saya juga membaca karya kakaknya Yudhistira ANM Massardi. Mereka keluarga penulis, yang mengagumkan.

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5