Menampilkan: 18 - 34 dari 259 HASIL

Sastra itu Bohong

Kemudian “sastra itu bohong” secara ekstrinsik terhubung ke penulisnya. Kadang si penulis secara moral menggebu-gebu memperjuangkannya di dalam prosa dan puisi yang ditulisnya, tapi pada kenyataannya si penulisnya bobrok moralnya. Dia melakukan hal yang bertentangan ditulis di prosa-puisinya. Kadang para penuli berkiblat pada “pengarang sudah mati”. Karyanya saja yang dibahas, jangan penulisnya. Itu hal yang bebeda.

Riyan yang Depresi Menulis Buku

Pak Ismail dalam pesannya menegaskan, bahwa orang yang dalam gangguan jiwa ini terus meningkat maka butuh peran serta masyarakat dan pemerintah untuk bisa mengatasi secara bersama-sama. Rahmat Heldy HS yang diminta untuk membimbing keberlanjutan Riyan dalam bidang menulis dengan senang hati membantu. Bahkan bila Riyan bersedia bukunya akan coba diajukan untuk di bedah di Rumah Dunia.  

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==