Apakha novel yang ditulis itu ada pesan khusus untuk pembaca? Jika ada pesan, apakah itu harus? Di dalam karya sastra (prosa dan puisi) ada yang dinamakan unsur intrinsik. Selain ide, tema, dialog, konflik, setting lokasi dan waktu, tokoh, karakter tokoh, alur maju-mundur, plot point, plot twist, juga ada amanat atu pesan.

Kemudian bagaimana kedudukan si penulis? Biasanya sebuah karya sastra denan tema yang sama dan ditulis oleh 2 penulis berbeda, tidak akan pernah sama kualitas estetikanya. Kenapa? Karena unsur ekstrinsik si penulisnya pasti berbeda. Kualitas pendidikan, lingkungan, pengalaman, dan you are what you read seperti kata pepatah. Perjalanan membaca teks dan nonteks si penulis akan menetukan kualitas dari karyanya.

Jadi unsur ekstrinsik memengaruhi kualitas pesan di dalam novel. Jika kita membaca karya-karya Hamka, Habiburrahman El Shirazy yang kuat pesan Islamnya. Membaca Ahmad Tohari dengan pesan sosial-politiknyanya. Karya saya pesannya apa? Baca saja sendiri.

Gol A Gong

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==