Larantuka dengan segala kenangannya masih memiliki banyak hal yang layak untuk diabadikan dalam tulisan—baik itu budaya, pariwisata, maupun kehidupan masyarakatnya.
Hujan yang Puitis, Senin Pagi yang Merindu

Dunia Kata, Dunia Imajinasi

Larantuka dengan segala kenangannya masih memiliki banyak hal yang layak untuk diabadikan dalam tulisan—baik itu budaya, pariwisata, maupun kehidupan masyarakatnya.

Menulis esai itu subjektivitas dari penulisnya tinggi. Jadi tidak selalu harus mengalami sendiri. Hanya saja esai itu bukan fiksi seperti puisi atau prosa. Tapi esai boleh ditulis dengan gaya prosa dan diksinya puitis.