Puisi Gol A Gong: Ikan dalam Aquarium

Anakku meraba kaca, ikan memangsa
anakku menangis, ekor ikan bergoyang
anakku memukul kaca, ikan sembunyi tergesa
: bebaskan ikan,bebaskan ikan!

Anakku mengambil batu, ikan tak leluasa
anakku memecah kaca, tubuh ikan melayang
anakku meraup ikan, insang ikan tersiksa
: bawa ke sungai, bawa ke sungai!

Anakku berlari mengejar mimpi, ikan jadi raksasa
anakku dimakan ikan, aku lupa sembahyang
setiap hari aku ke muara, mencari ikan raksasa
: siapa beli aquarium, aquarium!

Anakku menjadi ikan, aku menangis nelangsa
anakku sembunyi di karang, aku si ayah malang
: sini, nak, sini! Ini bukan dongeng!

*) Rumah Dunia, Serang 31-07-08

REDAKSI; Silakan mengirimkan 3 hingga 5 puisi. Sertakan foto dan gambar atau foto ilustrasi untuk mepercantik puisi-puisinya. Sertakan bio data singkat. Kirimkan ke email ; gongtravelling@gmail.com . Ada uang pengganti pulsa Rp 100.000 dari Honda Banten. dan Ayam Geprek Dewek Ciracas Kota Serang

Puisi Gol A Gong: Ya, Namaku Ikan

Ya, namaku ikan
Tak ada yang menanamku di lautan
Tak perlu keringat aku ada di meja makan

Ya, namaku ikan
Tuanku kurus bernama nelayan
Mereka ada tapi kurang makan

Ya, namaku ikan
Ada hingga akhir zaman

*) Rumah Dunia, Serang, 30-04-10

REDAKSI; Silakan mengirimkan 3 hingga 5 puisi. Sertakan foto dan gambar atau foto ilustrasi untuk mepercantik puisi-puisinya. Sertakan bio data singkat. Kirimkan ke email ; gongtravelling@gmail.com . Ada uang pengganti pulsa Rp 100.000 dari Honda Banten. dan Ayam Geprek Dewek Ciracas Kota Serang

Pohon Asam Jawa di Tengah Kota

Cerpen Muhammad Subhan

POHON asam jawa itu adalah pohon terakhir yang belum ditebang. Pohon-pohon lain yang selama ini menjadi pohon pelindung di sepanjang jalan utama di tengah kota sudah tak lagi berbekas, bahkan akar-akarnya pun tandas. Berhari-hari suara mesin pemotong bekerja menebang pohon-pohon itu, dibantu alat berat, dan puluhan petugas berhelm kuning berseragam khusus. Targetnya, sampai akhir tahun seluruh pohon sudah harus dibersihkan. Trotoar lama dibongkar, diganti trotoar baru. Kawasan itu nanti difungsikan sebagai pedestrian.

Puisi Gol A Gong: Aku Dikalahkan Kotaku

Kau menikamku berkali-kali
Dari segala penjuru mata angin
Mengusirku tanpa surat pemecatan

Kukerek bendera berdarah
setengah hati tiang berkarat
: aku tak berbatu nisan.

*) Serang, 30 Maret 2013

REDAKSI; Silakan mengirimkan 3 hingga 5 puisi. Sertakan foto dan gambar atau foto ilutrasi untuk mepercantik puisi-puisinya. Sertakan bio data singkat. Kirimkan ke email ; gongtravelling@gmail.com . Ada uang pengganti pulsa Rp 100.000 dari Honda Banten. dan Ayam Geprek Dewek Ciracas Kota Serang

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)