Sungguh tidak pernah kuduga perjalanan hidup. Setelah diamputasi tangan kiri pada 1975, Bapak mengajakku ke Lapangan Banten (seingat saya Pasar Senen belum ada yang menjual buku-buku bekas) membeli buku-buku Balai Pustaka dan komik. Kemudian pada 1997, tiga novel saya diterbitkan Balai Pustaka, BUMN yang konsisten di dunia penerbitan. Kemudian saya merencanakan traveling bergizi ke Balai Pustaka.



Halaman: 1 2

