Selain itu, Agil menyatakan bahwa B-Circle memiliki kemampuan yang tinggi dalam mengemas sebuah karya sehingga kekhasannya muncul dengan kuat. “Ini bukan hanya pendapat saya, tapi memang sudah terbukti dari lagu-lagu yang telah dirilis. B-circle itu memiliki kamar tersendiri, dan saya berharap lagu 2019 bisa mendongkrak musik rock di Indonesia,” ungkapnya.

Sementara itu, Iwan Beenk, sang vocalist B-Circle mengungkapkan bahwa merupakan sebuah kehormatan bagi B-Circle karena bisa berkolaborasi dengan bassist Sahara dan drummer Wizzkid yang merupakan musisi handal yang telah melegenda secara nasional.
Menurutnya, 2019 lagu yang sangat monumental mengingat pada tahun tersebut dunia digemparkan dengan mewabahnya virus Covid.
“Bisa dikatakan bahwa 2019 merupakan titik awal dari banyaknya perubahan dalam berbagai hal. Kami ingin mengingat momen ini, kami ingin mengabadikan peristiwa ini. Tidak peduli saat ini sudah 2022 ataupun nanti sudah 2023, tapi 2019 tetap akan selalu menjadi sejarah. Karena itulah saya memberikan judul 2019,” terangnya.(Press release/ovie)


