“Iya. Ini sepatu sudah saya pakai ke mana-mana,” aku berbohong. Ya, aku merasa seperti Michael Jordan! Pebasket termashur seantero jagat dengan gerakan “airwalk Michael Jordan” itu betul-betul merasuki jiwaku.
Fiksi Mini: Air Jordan

Dunia Kata, Dunia Imajinasi

“Iya. Ini sepatu sudah saya pakai ke mana-mana,” aku berbohong. Ya, aku merasa seperti Michael Jordan! Pebasket termashur seantero jagat dengan gerakan “airwalk Michael Jordan” itu betul-betul merasuki jiwaku.

Begitu seterusnya, traveling kemudian safari literasi, bertahun-tahun, puluhan tahun. Menu yang berbeda, bumbu beragam, pedas yang bervariasi, terus-menerus dicerna lambung dan ususku.

Sekarang minat baca sudah meningkat. Ribuan taman bacaan bertebaran di Indonesia. Organisasi profesi yang terkait literasi seperti Ikatan Pustakaan Indonesia dan Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca, komunitas Forum Lingkar Pena dan Forum Taman Bacaan Masyarakat seperti partai, menggurita di seluruh povinsi Indonesia. Mereka semua merayakannya dengan caranya masing-masing. Mari kita rayakan juga dengan pamer keberhasilan dari membaca.

Kembali lagi ke Kalimantan Tengah. Kangen naik perahu menyusuri sungai. Kangen menikmati semangat Bung Karno di Kota Palangkaraya.

Akhirnya saya memilih mundur demi perkembangan perpustakaan di Banten maju. Begitu saya mundur, dana untuk Dewan Perpustakaan Banten cair. Teman-teman dan pegiat lierasi yang duduk di organisasi, dengan gembira menjalankan kegiatan dari diskusi ke diskusi. Saya kembali fokus ke Rumah Dunia dan Jakarta.

Ranah Minang memang gudang penulis. Kali A N Dika alias Andri Andika dari Pekanbaru. Terus menulis dan berkarya untuk negeri, Dika!
Holy Mother adalah salah satu novel karya penulis asal Jepang yaitu Akiyoshi Rikako. Novel ini bergenre iyamisu.

Reaksi hubby pertama kali mendengar keputusanku membatalkan operasi adalah bertanya: kenapa? Aku jelaskan alasanku, dan beliau dapat memahami. Aku mengesampingkan sisi emosional untuk memutuskan hal ini, dan telah merencanakan sederet langkah selanjutnya. Insyaallah ini keputusan yang tepat.

Halo viewers! Kembali lagi di channel Helmy Yahya Bicara! Kali ini saya kedatangan seorang sahabat yang juga sangat inspiratif. Yup, dia adalah Heri Hendrayana Harris atau lebih dikenal dengan nama pena Gol A Gong. Beliau adalah seorang sastrawan yang juga pendiri Rumah Dunia di Serang, Banten. Gol A Gong pernah menjabat sebagai Ketua Umum Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) Indonesia periode 2015-2020.

Ribuan terima kasih kami haturkan untuk Duta Baca Indonesia yang telah hadir
berbagi ilmu bersama kami. Bukan hanya sekali, tetapi sudah 3 kali TBM Ar Rasyid mendapatkan
kesempatan langka ini. Semua kunjungan yang dilakukannya ke TBM Ar Rasyid adalah wujud
iklas tanpa pamrih dari Duta Baca Indonesia.

Puisi Anak terus bermunculan. Sekarang edisi 13/I/10 September 2024 giliran Ferro Aurelia Andini. Ayo, ditunggu puisinya.

Baiklah, udang goreng tepung masuk kulkas. Padahal butuh kerja keras menyiangi udang sebelum diolah, kan. Aku sebetulnya paling tidak suka melakukannya karena butuh waktu lama. Tapi demi anak dan suami, kulakukan juga. Untunglah ketika mereka tidak juga memakan hasilnya aku tidak ngambek

LITERASIK adalah sebuah gebrakan di Hari Kunjung Perpustakaan diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPKD) Kabupaten Serang bekerja sama dengan UPA Perpustakaan Untirta dan IKAPI Banten.

Duta Baca Masuk Sekolah di UPTD SDN 1 Jorok, Tanah Laut, Kalimantan Selatan daalah titik ketiga. Ayo, siapa yang mau mengundang saya, kontak Rudi Ruastiadi di WA 0877 – 7788 – 3370

Sungguh sebuah pengalaman istimewa berkeliling Kota Kupang menyelami masa lalu dari sudut-sudut kota terlupakan.

Jadi dari Januari hingga Agustus 2024 kegiatan Duta Baca Indonesia menjangkau 34.584 orang, tanpa peserta yang online di YouTube. Biasanya YouTube kegiatan Duta Baca Indonesia menjangkau antara 700-1200 peserta. Hingga Agustus 2024 sudah 12 lokus. Logikanya 13 lokus kalikan saja dengan 1000 orang, berarti menjangkau 12.000 orang. Jika diakumulasi sudah menjangkau 34.584 + 12.000 = 46.584 orang.

Sekarang kegiatan Duta Baca Indonesia di era saya, tidak lagi sekadar bincang literasi, tapi ada pelatihan menulisnya. Temanya sudah ditentukan, yaitu Menulis Potensi Lokal. Saya mengarahkan peserta agar menulis seperti kuliner, destinasi wisata industri kreatif, tradisi dan budaya, serta tokoh inspiratif. Jenis tulisannya feature, bukan esai apalagi artikel yang cenderung seperti skripsi, tesis, atau disertasi.