Sebuah resensi untuk buku “Helen dan Sukanta” karya Pidi Baiq
Oleh: Diday Tea
Saya melihat sampul yang sangat indah dari buku Helen dan Sukanta ini di channel Youtube GolagongTV. Sampul yang benar-benar menarik perhatian dengan keindahan dan kesederhanaanya. Hanya ilustrasi seorang wanita yang berdiri membelakangi sedang memandangi jalan yang di atasnya dilewati oleh pesawat-pesawat tempur.
Dengan judul yang tertulis dengan font klasik, sampulnya menjadi semakin indah dengan kutipan: “Dia yang ada di dalam hatiku maka itu adalah keabadian. Meskipun dia pergi, kenangan tidak akan pernah benar-benar meninggalkan.”

Halaman: 1 2

