Oleh: Diday Tea – Kontributor golagongkreatif.com di Qatar
Sepasang bola mata anak angkatan 90án seperti saya pastinya akan berbinar dan berpendar sejenak, membuka kembali jendela memori yang mungkin sudah lama terkunci ketika Uda Akmal menyebarkan ikon-ikon budaya 80an dan 90an.
Nostalgia dan nostalgila anak 90án akan semakin menggila ketika tertawa berbahak-bahak membaca “Akika mawar beranak dalam kubur” yang meluncur dari mulut bencong pengamen. Sarimin pergi ke pasar juga menjadi kenangan indah yang pasti membayang di pelupuk mata para pembaca novel ini yang lahir di tahun 80an.
Siapa anak zaman itu yang tidak pernah memeletkan lidah birunya setelah mengemut permen Jagoan Neon? >>> ke halaman berikutnya



