Saya bukan model atau perancang busana. Tapi Tias Tatanka – istriku tersayang, selalu memberi arahan kepada saya terkait busana yang harus dipakai saat menjadi narasumber kegiatan literasi. Souvenir-souvenir dari setiap daerah dijahitnya sendiri penuh cinta. Lihat saja, dresscode yang saya kenakan di Festival Literasi Maluku Utara. Itu kain tenun ikat dari NTT.


Halaman: 1 2


Mantap kang gong, inspiratif untuk pemuda pegiat literasi. salam dari Desa Gunungputri