Cerpen “Lelucon Para Koruptor” (Kompas, Minggu, 22 Juli 2017) karya Agus Noor ini memang dipenuhi oleh lelucon. Lelucon-lelucon itu keluar dari mulut para tokoh fiktif yang, jika kita jeli dan mengikuti dunia politik dan perkorupsian di negeri ini, nampaknya merupakan hasil modifikasi dari tokoh-tokoh nyata.

Sisi itulah yang membuat cerpen ini terasa makin segar dan kontekstual–dan berbahaya.Kita bisa merasakan, saat membacanya tentu saja, betapa penjara bukanlah neraka yang diciptakan bagi para koruptor bangsat-sialan itu. Toh, di sana mereka berbagi dan berlomba-lomba membuat lelucon kok!
Cerpen: Anjing Bahagia yang Mati Bunuh Diri Agus Noor



