Detik Akhir Detik Awal Rumah Dunia 2024: Mengingat dan Mengenang Abdul Salam

Oleh: Naufal Nabilludin, Relawan Rumah Dunia.

Serang, 31 Desember 2024– Acara tahunan Detik Akhir Detik Awal Rumah Dunia 2024, yang biasanya dipenuhi oleh euforia pergantian tahun dengan peluncuran buku, pembacaan puisi, diskusi, dan berbagai penampilan seni, tahun ini dilaksanakan dalam suasana yang berbeda. Rumah Dunia kehilangan sosok penting, Abdul Salam, Presiden Rumah Dunia, yang wafat sehari sebelum acara ini berlangsung.

Acara yang semula dirancang meriah, termasuk peluncuran buku antologi cerpen “Kepingan-kepingan Cerita dari Tanah Banten” hasil karya teman-teman kelas menulis Rumah Dunia angkatan 40, berubah menjadi momen refleksi dan doa bersama untuk mengenang almarhum Bang Abdul Salam. Kehilangannya membawa duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga besar Rumah Dunia, tetapi juga bagi pegiat literasi di Banten dan orang-orang yang pernah berinteraksi dengan Bang Abdul Salam.

Agenda yang Berubah

Seiring perubahan suasana, Detik Akhir Detik Awal 2024 difokuskan pada dua sesi utama. Pada sore hari, digelar sharing session dari Forum Anak Kota Serang, Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) Baznas Provinsi Banten, dan program Beasiswa Kartu Indonesia Pintar. Forum ini memberikan inspirasi bagi para peserta untuk terus berjuang dalam pendidikan dan literasi.

Fajri, Relawan Rumah Dunia Memimpin Doa Bersama untuk alm. Abdul Salam

Setelah magrib, acara berlanjut dengan doa bersama yang penuh khidmat. Seluruh hadirin duduk melingkar di Teater Terbuka Tasikardi untuk mendoakan almarhum Bang Abdul Salam, dilanjutkan dengan pemutaran video kenangan yang memperlihatkan perjalanan beliau selama berproses di Rumah Dunia. Beberapa relawan, rekan dekat, dan murid-murid beliau juga menyampaikan kesan mendalam tentang sosok almarhum yang dikenal sebagai pribadi yang ikhlas, sering membantu teman dan konsisten di jalan literasi.

Endang Rukmana, KMRD Angkatan 1 menceritakan kebaikan Abdul Salam
Abdul Salam: Inspirasi yang Tak Pernah Padam

Bang Salam adalah sosok sentral yang telah mengabdikan dirinya di Rumah Dunia lebih dari 15 tahun. Di bawah kepemimpinannya, Rumah Dunia menjadi tempat belajar, berkarya, dan merajut mimpi bagi banyak orang. Kepergiannya meninggalkan kekosongan yang mendalam, namun semangatnya akan terus hidup dalam karya-karya dan jiwa Rumah Dunia.

Meski suasana duka menyelimuti, acara Detik Akhir Detik Awal 2024 tetap menjadi momen penting untuk merajut kebersamaan dan refleksi. Dengan segala keterbatasan, Rumah Dunia berkomitmen untuk terus melanjutkan perjuangan almarhum Abdul Salam dalam memperjuangkan literasi dan menjaga Rumah Dunia.

Acara tahun ini mungkin berbeda dari biasanya, tetapi ia tetap bermakna. Dengan doa, kenangan, dan semangat yang tak pernah padam, Rumah Dunia menutup tahun 2024 dan menyambut tahun 2025 dengan harapan baru. Bang Abdul Salam boleh pergi, namun cinta dan semangatnya akan terus menjadi pelita dalam perjalanan Rumah Dunia ke depan.

Foto bersama panitia Detik Akhir Detik Awal Rumah Dunia 2024-2025.

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==