Oleh: Zaeni Boli
Dalam sebuah unggahan di akun pribadinya, Menteri Kehutanan RI di era Presiden Prabowo Subianto, Raja Juli Antoni, menginstruksikan kepada segenap bawahannya untuk mulai membiasakan diri, dalam setiap kesempatan atau agenda rapat, untuk meniadakan penggunaan air minum kemasan sekali pakai. Sebagai gantinya, ia menyarankan penggunaan peralatan minum yang dapat digunakan berulang kali, seperti gelas, cangkir, atau gelas kaca. Sementara itu, bagi mereka yang sering bepergian atau memiliki mobilitas tinggi, ia mendorong untuk membawa tumbler ke mana-mana.
Langkah ini adalah contoh bagus dari seorang menteri yang berpikir maju. Ia memahami bahwa untuk mencegah perubahan iklim global, diperlukan aksi nyata, dimulai dari kebiasaan kecil. Sebenarnya, anjuran serupa telah lama disuarakan oleh para penggiat lingkungan yang peduli terhadap nasib bumi. Mereka telah mempraktikkan kebiasaan sederhana, seperti membawa tumbler, namun tantangan utamanya adalah menghadapi dominasi produk kemasan sekali pakai yang masih sangat marak di pasaran.
Maka, langkah kritis dan visioner dari seorang menteri seperti Raja Juli Antoni patut diapresiasi dan dijadikan teladan, khususnya oleh kita yang peduli terhadap kelestarian lingkungan. Semoga langkah baik ini dapat diikuti oleh menteri-menteri lain di era kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.



