Oleh Natasha Harris
Solo traveling memberiku kesempatan untuk mencoba hal-hal baru, dan kali ini aku memutuskan untuk menginap di Bobobox, sebuah hotel kapsul yang terkenal praktis. Konsep kapsul yang compact dan fungsional jadi daya tarik utama bagiku yang sedang mencari pengalaman berbeda dalam perjalanan ini.


Proses pemesanannya cukup mudah, lewat aplikasi ‘Bobobox’, bisa didownload di AppStore atau PlayStore. Kalau sudah booking lewat aplikasi, kamu tinggal datang ke lokasi dan menemui resepsionis. Konsep Bobobox sendiri adalah hotel bunk bed dengan tema kapsul.


Aku sendiri memutuskan untuk menginap di kamar single bed bagian atas, yang disebut dengan Single Sky Bed (kalau bagian bawah disebutnya Earth bed). Kebetulan saat itu lagi ada promo yang membuat harga kamar turun, dari 170 ribu menjadi 140 ribu.


Sebelumnya aku agak khawatir dengan ukuran yang sempit, karena aku pribadi takut sempit. Tapi ternyata gak seburuk yang aku bayangkan. Bahkan, yang orang bilang seperti simulasi di peti mati menurutku berlebihan banget.


Fasilitas di Bobobox juga cukup memadai. Kamar mandi terpisah antara pria dan wanita. Tiap toilet terdiri dari 2 shower dan 2 ruang untuk buang air. Ada juga hair dryer di kamar mandi. Di dalam kamar kapsulnya sendiri ada AC yang bisa diatur melalui tablet sesuai kebutuhan. Di situ juga ada pengaturan lampu dengan pilihan warna yang bisa diganti-ganti, dan gak lupa stop kontak. Di kamar ada jendela, tapi gak bisa dibuka. Meskipun begitu, udara di single bed ini gak pengap ko, karena ventilasinya cukup, jadi gak perlu khawatir.

Tapi, ada sedikit kekurangan yang mungkin bisa jadi bahan evaluasi. Tiap kapsul kurang kedap suara. Meskipun gak terlalu mengganggu buatku, tapi suara dari penghuni kapsul sebelah saat mereka berbicara atau menelepon cukup terdengar. Kalau kamu telinganya sensitif, mending bawa ear plug. Tapi jangan khawatir, karena ada jam malamnya juga, jadi penghuni lain harusnya akan sadar. Kita juga bisa mengubungi staff Bobobox melalui aplikasi ketika mau komplain.

Secara keseluruhan, pengalaman menginap di Bobobox menyenangkan banget!! Aku jadi belajar bahwa kenyamanan gak selalu tergantung pada ukuran. Meskipun kapsulnya kecil, semuanya cukup dan fungsional, apalagi untuk solo traveler kayak aku yang hanya butuh tempat tidur untuk beristirahat. Sepertinya, aku akan mempertimbangkan Bobobox lagi kalau sedang mencari penginapan praktis di perjalanan selanjutnya.
*) Solo 15 Januari 2025
*) Natasha Harris, Mahasiswi Pendidikan Bahasa Korea, UPI Bandung




