Sarapan Kata 109: Gading Rasa Ubi adalah peribahasa yang memiliki arti orang miskin yang berlagak kaya. Di era digital ini sangat banyak orang yang memiliki tabiat seperti ini.
Benar sekali. Peribahasa Gading Rasa Ubi memang menggambarkan fenomena yang semakin nyata di era digital ini—di mana citra sering kali dianggap lebih penting daripada realita.

Banyak orang berlomba-lomba memamerkan gaya hidup mewah di media sosial, meskipun kenyataannya pas-pasan atau bahkan berhutang. Mereka tampil dengan pakaian bermerek, nongkrong di kafe mahal, liburan ke luar negeri, padahal semuanya bisa jadi hasil cicilan atau pinjaman. Tujuannya? Sekadar ingin diakui, terlihat keren, atau mengangkat status sosial di mata orang lain.
Sayangnya, tabiat seperti ini bisa berujung pada tekanan mental, krisis identitas, bahkan masalah keuangan. Padahal, kebahagiaan dan harga diri sejati bukan diukur dari barang yang dimiliki, melainkan dari penerimaan diri dan kejujuran hidup.
Tim GoKreaf/ChatGPT




