Oleh: Kiki Febrianto – Relawan Rumah Dunia
Minggu, 3 Mei 2026, pukul 06.42 WIB saya bangun dari tidur dan bersiap-siap untuk mengikuti kegiatan pusling (perpustakaan keliling). Saya, Roja, Adam, dan Bang Naufal sebagai relawan Rumah Dunia bersiap untuk berangkat ke KP3B guna melaksanakan kegiatan tersebut. Kami segera menyiapkan berbagai perlengkapan yang akan dibawa, seperti meja kecil, buku-buku tambahan, dan perlengkapan lainnya.

Saya langsung menuju kamar mandi, kemudian melaksanakan salat terlebih dahulu. Saat itu, Roja berkata, “Cepetan Ki, mau berangkat nih,” menyuruh saya untuk bergegas. Tak lama kemudian, kami pun siap dan berangkat tanpa sempat sarapan. Di perjalanan, kami mengobrol santai. Di tengah obrolan, Bang Naufal merekam kami dengan ponselnya sambil berkata, “Halo guys, ke mana kita hari ini?” Saya pun menjawab, “Kita sekarang mau ke KP3B.”

Setelah sampai di kawasan KP3B, kami mencari tempat parkir yang nyaman dan teduh. Setelah menemukannya, kami langsung membuka mobil pusling, merapikan buku-buku, dan menggelar tikar yang kami bawa. Kemudian kami duduk santai sambil menunggu orang-orang yang ingin membaca buku. Adam bernyanyi sambil bermain gitar, Bang Naufal membaca buku sambil menikmati suasana sekitar, Roja membaca dengan santai, dan saya juga ikut membaca sambil menikmati suasana pagi yang dipenuhi orang-orang berolahraga.

Saya melihat suasana yang cukup ramai. Banyak pedagang berjejer menawarkan dagangannya, mulai dari minuman, gorengan, hingga berbagai makanan lainnya. Mereka memanfaatkan hari libur untuk mencari penghasilan. Saya merasa kagum melihat semangat para pedagang tersebut dalam berjualan.
Banyak orang berdatangan ke tempat kami. Ada anak-anak yang ingin menggambar, ibu-ibu yang membaca buku, bapak-bapak yang datang bersama anaknya, hingga remaja yang ikut menggambar. Kami melayani mereka dengan baik. Di tengah kegiatan, Adam merasa lapar dan haus, lalu mengajak saya untuk membeli makanan. Akhirnya kami membeli gorengan seharga dua puluh ribu rupiah dan memakannya bersama.

Waktu berlalu begitu cepat. Hingga akhirnya, pada pukul 08.47, kami mulai membereskan buku-buku dan perlengkapan, lalu menutup mobil perpustakaan keliling yang kami gunakan. Kami pun pulang dengan perasaan lelah, tetapi juga senang. Kegiatan pusling ini menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus cara yang bermanfaat untuk mengisi waktu luang.



