Sebelum memutuskan untuk bekam, teman saya memastikan tempatnya dan ingin bertanya-tanya sekaligus booking jadwal terapi. Selang satu hari dari booking jadwal, akhirnya pada 28 September 2022, teman saya dibekam dan saya sendiri diperbolehkan melihat sekaligus menuliskannya.

Namanya Affan, dia sudah memulai karirnya sejak tahun 2002 sebagai tukang bekam. Ilmu bekam ini menurutnya adalah bagian dari warisan kakeknya yang sudah meninggal sejak tahun 1960-an. Profesi bekam itu kemudian diteruskan oleh ayahnya.
Ayah Affan yang umurnya sekarang 89 tahun sudah tidak kuasa melakukan profesinya sebagai tukang bekam. Namun, darah tukang bekam itu ternyata mengalir ke Affan—dan Affan akhirnya mantap menjadi tukang bekam. Seperti tadi yang saya bilang “Affan sudah buka praktek sejak tahun 2002 sampai sekarang”.

Karirnya sebagai tukang bekam ia mulai dengan alat yang sangat sederhana yaitu tanduk kerbau. “Ini peninggalan dari kakek saya yang kemudian diturunkan ke bapak. Dulu tahun 2002 sampai 2006 saya pakai tanduk,” katanya sembari memperlihatkan alatnya.

Setelah menggunakan tanduk kerbau untuk bekam, pada tahun 2006 dia menggunakan alat sedot yang manual. Itu terus dilakoninya sangat lama sekali sampai tahun 2013. Ada perkembangan dalam praktek bekamnya, Affan menggunakan mesin tetapi itu pun sangat sederhana.

Mesin itu hanya bertahan dari 2013 sampai 2018. Affan yang hanya tamatan SD berpikir keras sejak tahun 2014 untuk menciptakan sebuah vakum yang modern untuk bekamnya. Percobaannya selalu gagal. Dan pada tahun 2018, dia berhasil menemukan alat yang modern—dia beri nama vakum bekam.

Saya melihat bagaimana mesin itu bekerja. Bentuknya persegi panjang dan ada banyak selangnya. Pada bagian luar terdapat temperatur untuk mengukur kebutuhan sedot (diatur oleh Affan sesuai permintaan pasien).
“Kelebihan pakai mesin ini adalah: bisa menjangkau 12 titik sulit tubuh, yaitu di antaranya kepala. Kalau menggunakan alat ini kita tidak usah repot-repot menggunduli pasien,” jelasnya sembari melakukan bekam kepala teman saya.

Affan menggunakan mesin bekamnya tidak lebih diukuran sedot level 4-6. Sedangkan mesinnya bisa menyedot sampai dengan kekuatan level 12. Kebanyakan orang pakai level 4. Namun, jika ada permintaan untuk dinaikkan levelnya paling mentok di angka 6.
Dengan mesin tersebut, Affan bisa lebih efektif waktu saat melakukan bekam. Setiap hari, dia bisa melayani 8 pasien. Itu juga diukur dari banyaknya pasien yang booking jadwal terapi.

Tentulah, Affan juga tidak bekerja sendirian walaupun menggunakan mesin vakum yang sudah modern. Affan dibantu oleh istrinya untuk melakukan terapi bekam (khusus untuk perempuan).
Sebelumnya, istri Affan sangat takut kepada darah. Affan akhirnya menyembuhkan mindset istrinya terlebih dahulu sampai waktu tiga tahun. Setelah sembuh istrinya bisa melakukan bekam dimulai pada tahun 2016 sampai sekarang.


